Kostum Bahan Daur Ulang Warnai Jalan Sehat HUT ke-32 PT Ekamas Fortuna
Sebanyak 405 peserta terdaftar dalam kegiatan tersebut. Namun, jumlah peserta yang hadir diperkirakan lebih banyak karena seluruh 600 kupon yang disiapkan panitia telah habis. Sejumlah karyawan juga tetap mengikuti kegiatan meskipun tidak membeli kupon.
MALANG – Perayaan HUT ke-32 PT Ekamas Fortuna di Desa Gampingan, Kecamatan Pagak, berlangsung meriah melalui kegiatan jalan sehat pada Jumat 2 Oktober 2026. Keunikan acara ini terlihat dari penampilan karyawan yang mengenakan kostum kreatif berbahan daur ulang, mulai dari rompi plastik yang dipadukan dengan payung transparan hingga hiasan kepala dari kardus.
Sebanyak 405 peserta terdaftar dalam kegiatan tersebut. Namun, jumlah peserta yang hadir diperkirakan lebih banyak karena seluruh 600 kupon yang disiapkan panitia telah habis. Sejumlah karyawan juga tetap mengikuti kegiatan meskipun tidak membeli kupon.
Ketua Pimpinan Unit Kerja Serikat Pekerja Seluruh Indonesia PT Ekamas Fortuna, Agus Rahmat Santoso, mengatakan bahwa jalan sehat merupakan bagian dari upaya melibatkan seluruh karyawan dalam perayaan ulang tahun perusahaan.
“Jalan sehat ini menjadi salah satu kegiatan yang melibatkan semua karyawan dalam perayaan ulang tahun perusahaan,” ujarnya.
Lebih Meriah dan Inklusif
Perayaan tahun ini dikemas lebih semarak dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Selain jalan sehat, panitia juga menggelar berbagai perlombaan dalam rangkaian perayaan, mengingat waktu pelaksanaannya berdekatan dengan peringatan HUT koperasi.
Pembagian doorprize menjadi salah satu sesi yang paling dinantikan peserta. Kupon undian tidak hanya menambah keseruan, tetapi juga mendorong keterlibatan karyawan dalam seluruh rangkaian kegiatan.
Pesan Lingkungan dan Kebersamaan
Kostum berbahan bekas menjadi daya tarik utama karena memadukan kreativitas, kampanye kepedulian lingkungan, dan suasana perayaan. Nuansa tersebut selaras dengan profil PT Ekamas Fortuna yang memanfaatkan kertas bekas sebagai bahan baku utama produknya.
Menurut Agus, jalan sehat tidak sekadar menjadi kegiatan olahraga, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan antarkaryawan di luar rutinitas kerja.“Untuk jalan sehat, tujuannya menjaga kesehatan sekaligus membangun kebersamaan,” katanya.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan pada tahun-tahun berikutnya agar kekompakan, komunikasi, dan rasa memiliki di antara karyawan tetap terpelihara.
